November 23, 2020
6 Hal yang Diungkap Habib Rizieq Sesampainya di Indonesia

6 Hal yang Diungkap Habib Rizieq Sesampainya di Indonesia

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab tiba di Indonesia setelah bertahun-tahun bertahun-tahun berada di Arab Saudi. Kedatangannya disambut massa pendukung yang menyemut di sekitar Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dan kediamannya, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Allahu akbar!” kata Habib Rizieq di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Selasa (10/11/2020).

Rizieq muncul menyapa pendukung dari atas mobilnya pukul 09.55 WIB. Habib Rizieq menyapa pendukung memakai Toa.

“Habib Rizieq. Kami rindu,” kata massa.

Habib Rizieq meneriakkan takbir 3 kali dengan mengepalkan tangannya. Habib Rizieq juga meminta massa membukakan jalan untuknya.

Mobil Habib Rizieq berjalan pelan menembus kerumunan massa. Sesekali Habib Rizieq menyalami pendukungnya yang berjejer di samping mobilnya.

Berikut 6 fakta yang diungkap Rizieq setibanya di Indonesia:

1. Menyerukan Revolusi Akhlak

Tiba di Petamburan, Habib Rizieq langsung memberikan seruan. Dia meminta pengikutnya melaksanakan revolusi akhlak.

“Maka itu kepulangan kali ini, saudara, tidak lain, tidak bukan, saya menyerukan dan mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia agar sama-sama revolusi akhlak. Setuju?” ucap Rizieq saat berpidato di hadapan pengikutnya, di Jalan KS Tubun.

Massa yang mendengar seruan pertama di Tanah Air setelah 3,5 tahun di Arab Saudi langsung berteriak ‘setuju’.

Revolusi akhlak, kata Rizieq, mengubah sifat manusia dari perbuatan buruk menjadi baik. Rizieq dan pengikutnya berkomitmen untuk melawan kezaliman.

“Siap revolusi akhlak? Yaitu kepada semua mulai hal ini sudah revolusi akhlak. Kita ganyang segala kezaliman. Lawan segala korupsi, setuju?” teriak Rizieq.

Dia pun berdoa agar pandemi virus Corona segera berakhir. Habib Rizieq pun berdoa agar Indonesia diberikan pemimpin yang adil dan jujur. Judi Tembak Ikan Online

“Semoga Allah segera mengangkat wabah Corona, amin,” kata Rizieq.

Setelah berorasi, Rizieq segera menuju rumahnya. Warga dan santri di Jalan Petamburan III sudah menunggu kedatangan Rizieq.

 

2. Ceritakan Hidup di Mekah Nikmat, Tak Kekurangan

Rizieq menyampaikan kehidupannya di Mekah baik-baik saja. Malah Rizieq menyebut kehidupannya di sana nikmat.

“Saya malu sekali kalau saya dikatakan di Mekah susah, diasingkan. Nggak. Di Mekah nikmat,” ucap Rizieq.

Rizieq menyebut ada beberapa kegiatan di Indonesia yang dilakukan juga di Arab Saudi. Seperti melakukan kegiatan dakwah di Indonesia dan Mekah.

“Di sini saya banyak kawan, di sana saya dapat kawan juga banyak. Di sini kita punya jemaah, di sana kita juga punya jemaah, di sini kita buka pengajian di sana juga kita buka pengajian,” katanya.

“Di sini kita punya gerakan dakwah, di Mekah kita juga punya gerakan dakwah. Nggak ada yang kurang,” sambungnya.

Rizieq menyampaikan ada kenikmatan ibadah di Mekah dibandingkan dengan di Indonesia. Namun Rizieq mengaku masih memiliki kewajiban untuk dakwah.

“Sebetulnya kalau ingat 100 ribu kali lipet ganjaran (pahalanya) nggak mau pulang. Begitu sampai Petamburan 1 lagi. Kalau tidak ada kewajiban dakwah di negeri ini, saya tidak akan tinggalkan Mekah. Kita cinta Mekah, Mekah luar biasa, negeri yang penuh dengan keberkahan,” cerita dia.

Rizieq menyebut kehidupan di Mekah tidak ada kesulitan apa pun. Meski, dia menyebut, ada beberapa orang yang ingin mempersulit kehidupannya.

“Saya sekeluarga selama tinggal di Mekah tidak ada kesulitan apa pun. Walaupun ada pihak lain mencoba membuat saya sulit, membuat saya susah, tapi alhamdulillah tidak pernah berhasil,” katanya.

Dia juga menceritakan soal disertasinya yang kini bisa selesai selama di Mekah. Dia juga mengungkap putrinya bisa lebih banyak menghafal Al-Qur’an selama berada di Kota Suci.

Dia juga mengungkapkan, selama di Mekah, dirinya bebas berkegiatan, seperti mengunjung Madinah dan ziarah ke tempat-tempat lain. Dia menegaskan tak ada yang menghalangi kegiatannya.

 

3. Mengaku Dikerjai Sebelum Terbang ke RI

Rizieq mengungkapkan dirinya dihalang-halangi sesaat sebelum terbang ke Indonesia. Rizieq menyebut pihak yang menghalanginya ini sebagai bajingan.

“Ternyata, upaya mereka menggagalkan saya pulang, Saudara, nggak berhenti sampai di situ. Ada yang menarik, saya sudah beli tiket sudah pesan penerbangan tanggal 9, tiba-tiba dari Indonesia ini ada yang membuat e-mail atas nama saya. Namanya Habib Muhammad Rizieq Syihab, pakai foto saya. E-mail ini dikirim ke travel tempat saya memesan tiket,” cerita Rizieq.

“Apa isi pesannya? Bahwa kami tidak jadi berangkat, mohon dibatalkan. Kami punya jadwal. Jadi ada upaya begitu. Ini bukan… jadi ada yang bilang, ‘Ah, ini kan cuma pura-pura jadi korban, pura-pura playing victim’. Nggak. Memang benar mau dibatalkan,” imbuh Rizieq.

Rizieq mengatasi gangguan pertama yang diceritakannya dengan cara mengklarifikasi langsung kepada pihak travel ketika ditelepon langsung. Habib Rizieq mengatakan kepada travel-nya bahwa itu e-mail palsu.

Dia lanjut menceritakan gangguan kedua yang dialaminya yaitu ada membuat e-mail atas nama travel yang menjadi tempat Rizieq membeli tiket pesawat. “Nah, travel ini kan ngambil tiketnya ke bagian marketing. Saudia. Ternyata, kursi Saudia itu sudah diborong oleh marketing di Turki, di Istanbul. Jadi dibuatlah e-mail atas nama travel dikirim ke Istanbul, minta supaya jadwal saya, istri, dan dua putri saya dibatalkan dan dibatalkan,” tutur Rizieq.

Rizieq mengaku punya tujuan memilih tidak menceritakan gangguan kedua yang dialaminya. Rizieq ingin melihat pihak yang disebutnya bajingan-bajingan itu tertawa padahal dia dan keluarga tetap berhasil mendapatkan tiket.

“Tujuan saya kedua untuk tidak diumumkan apa, supaya musuh-musuh, penjahat-penjahat, bajingan-bajingan yang membuat itu sudah merasa menang. Dia merasa menang, ketawa-ketawa, ‘Ahahaha, udah batal lo! Besok kalau lo ke airport, begitu masuk ke counter, nama sudah tidak ada’. Biar aja dia senang, nggak apa-apa. Jadi sengaja kita biarkan,” kata Rizieq.

“Kemudian kita hubungi travel yang ada, kita minta untuk ganti kode booking. Ada tambahan biaya, kita tambah biaya. Tetap kita minta tanggal itu untuk kita dapat kursi dan kita dapat. Kita diam. Kita tidak umumkan kalau kita punya tiket baru. Ini kita tidak umumkan. Lancar semua,” sebut Rizieq.

Menurut Rizieq, informasi dia mendapatkan tiket baru pulang ke RI jebol juga. Gangguan pun, katanya, dialaminya lagi.

“Saya berangkat jam 7. Dari jam 11 siang saya sudah kirim orang untuk check in. Jam 2 kita sudah full semua kita sudah dapat, barang sudah masuk. Tiba-tiba jam 4 sore di airport dapat panggilan, saya punya putri yang satu tiketnya batal. Ini permainan-permainan gila-gilaan ini. Nah, kita tanya kita konfirmasi, ‘Ini begimana bisa batal ini?’ Alasannya katanya ada ATM palsulah, ada orang mengaku bahwa ATM-nya dipakailah, duitnya dicurilah, dan sebagainya,” tutur Rizieq.

Menurut Rizieq, tujuan orang yang disebutnya mengerjainya ini ingin dia batal berangkat ke RI karena peraturan di Saudi tak mengizinkan putri dan istri ditinggal kafil-nya. Namun, kata Rizieq, masalah ini terpecahkan karena pihak Arab Saudi membantunya.

“Jam 4 sore itu kita berkutat. Tapi alhamdulillah otoritas Saudi membantu kita. Mereka juga kaget. ‘Ini ada apa kok pembatalan bisa begini’, mereka nggak pernah alami,” kata Rizieq.

“Akhirnya jam 5 sore semua bisa teratasi. Jam 6 sore kita sudah bisa masuk ke ruang tunggu dan jam 7 kita sudah bisa berangkat. Alhamdulillah. Kalau Allah sudah menentukan kita pulang, mau kekuatan apa pun yang mencoba untuk menghalangi tidak akan pernah mampu melawan kehendak Allah,” sebut Rizieq.

4. Sebut Otoritas Arab Saudi Dapat Laporan ‘Sampah’

Rizieq menyebut otoritas Arab Saudi mendapatkan informasi sampah yang menyebabkan dirinya tertahan di Arab Saudi. Laporan sampah itu, kata Rizieq, diterima Saudi dari Indonesia.

“Memang mereka sendiri ini mengaku, jadi saya di sana diperiksa oleh Badan Intelijen Saudi, diperiksa oleh dewan keamanan Saudi, belakangan saudara, kenapa saya diperiksa, mereka mendapatkan laporan sampah dari negeri ini, jadi mereka ini zubalah, nahnu nahsu ala maklumat, maklumat kadzibah, kita (Saudi) mendapatkan informasi yang bohong bahkan mereka bilang zubalah, zubalah itu sampah, informasi sampah tentang Anda,” kata dia.

Menurut Rizieq, dirinya disebut memiliki persoalan hukum sehingga pergi ke Saudi. Selain itu, Rizieq disebut sebagai tokoh politik yang kerap membuat keributan.

“Jadi saya ini katanya buronan, melarikan diri, ada persoalan hukum yang saya hadapi. Saya ini katanya red notice, kemudian ada lagi yang mengatakan kalau saya ini orang politik yang selalu bikin keributan di mana-mana, bahaya untuk keamanan Saudi,” ujar Rizieq.

Rizieq mengaku tak mau menuduh siapa yang melempar informasi sampah ke otoritas Saudi. Namun dia menegaskan informasi itu diterima pemerintah Saudi pasti dari pejabat tinggi.

“Nah, ini laporan-laporan semacam ini saya tidak mau menuduh si A, si B, si C, tapi ini ada, dan ini bukan dari orang yang biasa. Kalau laporan dari orang biasa, nggak bakal dihiraukan oleh pemerintah Saudi. Ini tingkat negara, ini bukan tingkat RT, bukan tingkat RW, ini negara, negara Saudi mendapatkan laporan berarti yang memberikan laporan ini tingkat tinggi juga,” ujar dia.

 

5. Bicara Rekonsiliasi

Rizieq Syihab berbicara soal peluang rekonsiliasi dengan pemerintah. Dia menegaskan rekonsiliasi bisa terjadi bila tidak ada lagi kecurangan.

“Kalau ada mengatakan, Habib Rizieq, bisakah ke depan ini kita melakukan rekonsiliasi? Saya katakan sekali lagi, rekonsiliasi hanya bisa berdiri atas dasar niat dan tekad yang baik,” kata Rizieq.

Dia menjelaskan pihaknya bukanlah musuh pemerintah dan musuh negara, namun musuh kezaliman dan kecurangan. Rekonsiliasi bisa terjadi bila kezaliman yang dilarang FPI tidak dilakukan pemerintah.

“Tapi kalau rekonsiliasi berdiri atas dasar kecurangan kezaliman, kejahatan, tidak mungkin. Tidak ada rekonsiliasi,” ujarnya.

Rizieq akan mengapresiasi perlakuan baik pemerintah, namun dia akan mengkritik perlakuan buruk pemerintah. Menurutnya, ini adalah sikap objektif.

“Selama pemerintah baik, kita akan apresiasi. Kita akan terima kasih. Tapi kalau mereka membuat aturan-aturan yang merugikan rakyat, yang merusak agama, yang menghancurkan akhlak, wajib untuk kita lawan,” kata Rizieq.

 

6. Ucapkan Terima Kasih ke Pemerintah Arab Saudi

Rizieq telah kembali ke Indonesia setelah sekitar 3 tahun berada di Arab Saudi. Rizieq pun berterima kasih kepada pemerintah Saudi.

Rizieq awalnya menceritakan keberhasilannya menyelesaikan disertasi selama menetap di Saudi. Dia menyebut banyak hal yang tidak didapat di Indonesia tapi didapat saat di Saudi.

“Dan selama di Mekah, alhamdulillah, saya juga sudah menyelesaikan, yaitu disertasi doktor saya, sebanyak 1.000 halaman dalam bahasa Arab, alhamdulillah semua berkah. Dan saya punya putri yang tinggal di Mekah, akhirnya punya kesempatan menghafal Al-Qur’an. Jadinya mereka sudah lebih dari 10 juz hafal Al-Qur’an. Ini ini semua yang di sini kita nggak dapat, di Mekah kita dapat, alhamdulillah,” kata Rizieq.

Rizieq menekankan bahwa kabar yang menyebut dia berurusan dengan penegak hukum di Saudi adalah bohong. Baru kemudian dia mengucapkan terima kasih ke pemerintah Saudi.

“Setiap tahun kita bisa melaksanakan ibadah haji, setiap minggu kita bisa melaksanakan ibadah umroh, kita bisa iktikaf di masjid, bebas, saya bisa ke Madinah, ke Jeddah, ke Taif, ke mana-mana tempat, tidak pernah dilarang oleh otoritas Saudi,” ucap Rizieq. game tembak ikan terbaik

“Jadi sekali lagi saya tandaskan, kalau ada mengatakan saya ini kriminal, melanggar hukum, berurusan dengan hukum Saudi, bohong. Jadi sekali lagi, dalam forum ini, saya ingin sampaikan terima kasih kepada pemerintah Saudi. Saya sampaikan terima kasih kepada pemerintah Saudi dan apresiasi yang tinggi, di mana selama keberadaan saya 3,5 tahun di sana, mereka telah memperlakukan saya secara baik, kemudian mereka telah memberikan segala kemudahan,” imbuhnya.

 

sumber : detik.com